Teng tong, liburan musim dingin dimulai. Asik asik...
Pagi-pagi kami telah bersiap-siap. Dan setelah mendapatkan izin, aku dan iyep yang tinggal satu asrama berangkat pukul 11 ke asrama sirintepe tempat ihda dan masrur tinggal. Rencana kita akan berangkat sama2 ke otogar(terminal). Dan kita akan meluncur menuju kota elazığ
Pagi-pagi kami telah bersiap-siap. Dan setelah mendapatkan izin, aku dan iyep yang tinggal satu asrama berangkat pukul 11 ke asrama sirintepe tempat ihda dan masrur tinggal. Rencana kita akan berangkat sama2 ke otogar(terminal). Dan kita akan meluncur menuju kota elazığ
Sesampai di sirintepe, aku mengira kita mau langsung cabut ke otogar dan sholat jumat di sana. Eh katanya suruh sholat jumat dulu disini. Padahal bis berangkat jam 13:30. Sementara dari sini ke otogar kalau naik bis bisa satu jam. Tapi kata mereka tenang aja, kita bakal dianterin pake mobil, dan supirnya handal.
Ok, kita pun sholat jumat disana. Dan pukul 12.45 sholat jumat selesai dan kita tinggal menunggu supir. Waktu tersisa 45 menit. Tapi yang mau mengantar kita gak muncul juga.. kitapun menunggu dengan khawatir...
Tik.tik.tik .. waktu terus bergulir dan kita masih menunggu supir. Saat waktu menunjukkan pukul satu, barulah ia muncul. Waktu tinggal 30 menit, bagaimana ini. Apakah kita akan tepat waktu?
Ok, kita pun sholat jumat disana. Dan pukul 12.45 sholat jumat selesai dan kita tinggal menunggu supir. Waktu tersisa 45 menit. Tapi yang mau mengantar kita gak muncul juga.. kitapun menunggu dengan khawatir...
Tik.tik.tik .. waktu terus bergulir dan kita masih menunggu supir. Saat waktu menunjukkan pukul satu, barulah ia muncul. Waktu tinggal 30 menit, bagaimana ini. Apakah kita akan tepat waktu?
Mas supirpun menginjak gas, dan mobil melaju dengan ganas. Setelah kita beritahu kalau waktu tinggal 30 menit, beliau menyupir dengan sangat beringas. Ternyata memang benar kata ihda supirnya handal. Mobil melaju sangat kencang, kendaraan lain di salip dengan gampang, lampu merahpun di tendang. Dan kita para penumpang dibuatnya tegang. Edan juga nih sopir, biasanya orang turki taat aturan, baru kali ini liat supir nerobos lampu merah (gak kayak di indonesia yang udah biasa).
Rafi dan ihsan yang tinggal diasrama guvenevler udah sampai di otogar sejak lama. Si rafi sewot nanyain kita yang belum datang2. Santai aja, kita lagi dianterin aktor fast furious KW. Dan benar saja, kita sampai di otogar pukul 13:25. Masih ada lima menit tersisa Perjalanan satu jam di tempuh dalam 25 menit. keren...
Kitapun sampai di otogar, pamitan sama pak supir, cari bis, nemuin si rafi sama ihsan. Dan berangkat menuju elazığ (atau disebut juga elaziz). Bus yang kita tumpangi adalah bus besar dengan fasilitas seperti bus2 turki lainnya. Dengan kursi empuk, TV ,headset, dan pelayan yang bawa2in minuman. Perjalanan kami ke elaziz pun dimulai..
| Berangkat. |
| Suasana di dalam bus, dengan view di jendela putih penuh salju |
Kamipun tiba di elazığ pada pukul 18.30, kami dijemput dengan 2 mobil menuju tempat persinggahan kami di salah satu asrama di sini. Sesampainya di asrama, kami disambut dengan hangat, makan malam juga telah di hidangkan. Perut keroncongan akibat nggak makan siangpun dapat terobati. Setelah makan malam, kami duduk bercengkrama dengan para khoja di asrama ini. Tak pernah ketinggalan pula, teh turki menemani perbincangan ini. Bersama cemilan berupa kacang-kacangan dan ciğkofte, kami menghabiskan malam dengan gembira, dan siap untuk petualangan di hari berikutnya...
Tok..tok...
BalasHapusLiburan telah tiba...
Perjalanan kita kali ini di temani oleh sang navigator handal,tempat bersarang-nya berbagai macam informasi khusus seputar perjalanan mengelilingi negri 2 benua ini...ia adalah Firuz abadi (orang turki menyebutnya seperti itu)...tok..tok...nantikan perjalan kami selanjutnya di part2....
teukuichsan.tumblr.com